spirit of majapahit


Setelah memakan waktu kurang lebih 3,5 bulan akhirnya Kapal Spirit of Majapahit telah selesai di rekonstruksi. Rekonstruksi ini memakan bahan kayu kurang lebih 27 meter kubik dan dibangun oleh para pendekar Pantai Sloppeng Sumenep, madura. Menggunakan kayu jati yang hanya ada di negara tropis kapal spirit of majapahit semakin kokoh kekuatannya. Peluncuran kapal telah dilakukan pada tanggal 24 juni 2010 disaksikan sekitar 500 orang pengunjung yang memadati Pantai Sloppeng, Sumenep sejak jam 09.00 pagi. Ditarik oleh 150 orang sampai pukul 14.00 WIb kapal belum beranjak dari tempatnya.

Kapal “Spirit of Majapahit” itu merupakan hasil rekonstruksi (replika) kapal dagang pada zaman Majapahit yang disadur dari relief yang ada di Candi Borobudur. Kapal itu selanjutnya akan melakukan ekspedisi ke delapan  negara yakni; Brunei Darussalam, Filipina, Jepang, Cina, Vietnam, Thailand, Singapura, dan Malaysia.

Kapal “Spirit of Majapahit” dibuat Sapardi bersama 15 perajin di Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Madura itu sangat khas karena bentuknya yang oval dengan kedua ujung melancip supaya dapat memecah ombak setinggi lima  meter. Sebagai kapal tradisional terbesar di Indonesia dengan panjang 20 meter, lebar 4,5 meter, dan tinggi 2 meter, kapal ini membutuhkan 28,63 kubik kayu jati tua dan kering dari Kabupaten Tuban dan Rembang dan bambu petung dan kayu pereng di daerah Sumenep.Kapal itu adalah kayu dengan menggunakan bahan-bahan seperti kayu jati dan bambu, dan tidak menggunakan paku tunggal.

Kapal memiliki dua kemudi dari kayu di buritan dan cadik pada kedua sisi yang berfungsi sebagai penyeimbang. Layar dipasangkan pada tiang-tiang membentuk segitiga sama sisi dan buritan atau belakang kapal lebih tinggi dari haluan depan.   Kapal juga dilengkapi fasilitas navigasi modern seperti GPS, Nav-Tex, dan Marine Radar.

Kapal “Spirit of Majapahit” dinakodai dua perwira Mayor (Laut) Eko Deni Hartono dan Risky Prayudi dengan kru tiga warga negara Jepang di antaranya Yoshiyuki Yamamoto dari JPA sebagai pimpinan ekspedisi, pemuda-pemudi Indonesia dari berbagai disiplin ilmu, serta lima anak buah kapal dari suku Bajo di Pulau Sapeken, Sumenep.
Dari tempatnya dibuat, Pulau Madura. Kapal itu mulai berlayar mulai 27 Juni 2010. Kapal ini rencananya akan berlayar selama enam bulan, sejauh 9.000 kilometer, sebelum kembali ke Jakarta.

Pelayaran ini dimaksudkan untuk mendapatkan bantuan finansial dan teknis untuk mengangkat reruntuhan Majapahit di Trowulan.

Sejumlah pelabuhan di negara-negara Asia telah dihubungi sebagai tempat pendaratan kapal.

Delapan negara yang akan diarungi kapal Spirit Majapahit itu adalah Brunei Darussalam, Pilipina, Jepang dengan menyinggahi 5 kota yakni Okinawa, Kagoshima, Tokyo, Osaka, dan Fukuoka, kemudian ke Shanghai (China), Vietnam, Bangkok (Thailand) dan Singapura.

Kapal itu direncanakan sampai di Jepang Juli mendatang, berhenti di Pulau Kudaka, Perfektur Okinawa — yang jadi sebuah pos perdagangan Kerajaan Ryukyu yang memerintah Okinawa.

Selanjutnya, kapal akan  ke Naha. Para awak kapal yang mayoritas dari Indonesia akan membayar uang sopan santun pada Gubernur Okinawa, Hirokazu Nakaima sebelum melanjutkan perjalanan ke Kagoshima, Yokohama, Tokyo dan Fukuoka.

Yoshiyuki Yamamoto, seorang penjelajah Jepang yang pernah berkano  melintasi Samudera Hindia, ikut dalam pelayaran sebagai pemimpin proyek.

Mengapa Jepang tertarik dengan pembuatan replika kapal pada era imperium majapahit, tak lain adalah karena
di dunia ini hanya ada dua imperium (kekaisaran) pada zaman era Khubilai Khan yang tidak bisa dikalahkannya, yaitu imperium majapahit dan kekaisaran Jepang.

Kapal yang pembuatannya diprakarsai pemerintah Indonesia bekerjasama dengan JPA itu dibuat untuk mengenang kerja sama tentara Kerajaan Majapahit dengan tentara Kerajaan Jepang saat berperang melawan tentara Kerajaan China di perairan Samudera Pasifik.

Rencananya setibanya kembali di Indonesia, Kapal “Spirit of Majapahit” akan menjadi koleksi museum dan obyek wisata.

One thought on “spirit of majapahit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s